Berita

Fun Football HUT Porwan ke-5 Tuntas, Satlantas Juara 1 dan Intelkam Juara 2

24
×

Fun Football HUT Porwan ke-5 Tuntas, Satlantas Juara 1 dan Intelkam Juara 2

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PANDEGLANG – Tim Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang berhasil meraih juara pertama dalam ajang Fun Football dalam rangka HUT Pokja Wartawan (Porwan) Pandeglang ke-5 yang digelar di Stadion Badak Pandeglang, Selasa (7/10/2026) sore.

Pada laga final, Satlantas Polres Pandeglang menghadapi sesama tim internal Polres Pandeglang, yakni Sat Intelkam. Pertandingan berlangsung dalam kondisi lapangan yang becek setelah diguyur hujan.

Meski demikian, kedua tim tetap tampil kompetitif hingga pertandingan berakhir. Satlantas akhirnya keluar sebagai juara pertama, disusul Sat Intelkam sebagai juara kedua.

Sementara itu, perebutan posisi ketiga mempertemukan tim Setda dengan Pemdes. Pertandingan tersebut dimenangkan Pemdes yang berhak menempati posisi ketiga.

Piala juara pertama diserahkan langsung oleh Wakil Kepala Polres (Waka Polres) Pandeglang Kompol Yudha kepada kapten tim Satlantas.

Penyerahan trofi tersebut menjadi puncak rangkaian turnamen yang diikuti delapan tim undangan dari sejumlah instansi di Kabupaten Pandeglang.

Waka Polres Pandeglang Kompol Yudha mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Fun Football dalam rangka HUT Porwan ke-5.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan kompetisi, tetapi juga dapat memperkuat sinergi antara insan pers, kepolisian, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Pandeglang.

“Hari ini final turnamen sepak bola dalam rangka HUT Porwan yang kelima dapat terselenggara dengan baik. Saya atas nama Polres Pandeglang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi,” ujar Kompol Yudha.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga hubungan dan sinergitas antara Porwan, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder di Pandeglang semakin kuat.

“Semoga acara ini bisa terus terselenggara dan terbangun sinergitas antara Porwan dengan Polri, pemerintah dan semua stakeholder yang ada di wilayah Pandeglang,” katanya.

Kompol Yudha juga mengapresiasi prestasi dua tim Polres Pandeglang yang berhasil menempati posisi juara pertama dan kedua.

“Alhamdulillah hari ini yang juara satu dan dua dari Polres Pandeglang. Juara satu dari Satlantas dan juara dua dari Sat Intelkam. Terima kasih untuk semuanya. Jaya, Pandeglang aman,” ucapnya.

Porwan Tekankan Sportivitas dan Silaturahmi

Penjabat (Pj) Ketua Pelaksana Fun Football HUT Porwan ke-5, Aris alias Meong, mengatakan turnamen tersebut diikuti delapan tim undangan.

Ia menilai seluruh peserta telah menunjukkan semangat kompetisi sekaligus menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

“Alhamdulillah HUT Porwan yang kelima ini selesai digelar. Untuk final tadi, perebutan antara Satlantas Polres Pandeglang dan Sat Intelkam Polres Pandeglang. Yang berhasil menjadi juara pertama adalah Satlantas, sementara juara dua Intelkam dan juara tiga dari perwakilan Pemdes,” kata Aris.

Menurutnya, tujuan utama kegiatan bukan semata-mata mengejar prestasi, melainkan mempererat hubungan antarlembaga melalui olahraga.

“Dari delapan tim ini kami menilai punya materi pemain yang sangat luar biasa dan juga menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” ujarnya.

Aris menegaskan, Fun Football Porwan menjadi salah satu sarana membangun komunikasi dan kebersamaan antara organisasi perangkat daerah (OPD), kepolisian, pemerintah, dan insan pers.

“Sebetulnya turnamen Porwan ini satu persen prestasi, sisanya kita silaturahmi. Kita silaturahmi antarinstansi karena sepak bola adalah bahasa persatuan. Porwan menggelar turnamen sepak bola karena ingin menyatukan OPD sekaligus membangun sinergi dengan jurnalis,” tuturnya.

Disdikpora Dorong Budaya Olahraga di Kalangan Pegawai

Apresiasi juga disampaikan Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga (Kabid Pora) Disdikpora Kabupaten Pandeglang, Suhaedi, yang akrab disapa Bule.

Ia menilai kegiatan olahraga seperti Fun Football Porwan turut membantu pemerintah daerah dalam mendorong budaya olahraga di tengah masyarakat, khususnya di kalangan aparatur atau pegawai.

“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan Porwan di 2026 ini antar-OPD, walaupun ada delapan tim, alhamdulillah sukses berjalan dengan lancar. Tentunya kami merasa terbantu, terutama untuk mengolahragakan masyarakat, khususnya cabang sepak bola di kalangan para pegawai,” ujar Bule.

Bule juga mengungkapkan rencana Disdikpora Pandeglang untuk kembali menggelar kompetisi sepak bola antarkalangan pelajar dan antar-OPD.

Menurutnya, turnamen antarpelajar tingkat SMP dan MTs direncanakan berlangsung di Stadion Badak Pandeglang dengan target peserta sekitar 32 tim dari seluruh Kabupaten Pandeglang.

“Insya Allah kami ada rencana antar-OPD. Nanti bisa Desember 2026 ataupun 2028. Kami juga akan menggelar antar-SLTP, rencananya di Stadion Badak. Minimal sekitar 32 tim jenjang SMP dan MTs se-Kabupaten Pandeglang,” jelasnya.

Kegiatan tersebut, kata Bule, sekaligus diarahkan menjadi bagian dari proses pembinaan atlet muda sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2028.

“Tujuannya untuk jenjang SLTP tadi, rencananya kita akan membentuk pusat latihan khusus persiapan Porprov 2028. Kemudian pada 2027 kami akan kembali menggelar Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten. Ending-nya juga untuk persiapan,” katanya.

Atlet Muda Pandeglang Tembus Level Nasional

Lebih lanjut, Bule menyebut pembinaan olahraga di Kabupaten Pandeglang mulai menunjukkan hasil positif. Salah satunya ditandai dengan munculnya atlet muda yang mampu menembus level nasional.

Ia mencontohkan M. Ibnu Alan, pemain futsal asal SMAN 4 Pandeglang yang disebut berhasil masuk dalam tim nasional kelompok usia 16 tahun dan kemudian mendapat kontrak dari klub profesional di Surabaya.

“Alhamdulillah untuk perkembangan olahraga, terutama futsal, ada salah satu pemain dari SMAN 4 Pandeglang, M. Ibnu Alan, yang masuk timnas usia 16 tahun. Bahkan sekarang sudah dikontrak klub Liga Pro di Surabaya,” ungkapnya.

Menurut Bule, capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat pembinaan olahraga sejak usia pelajar.

“Artinya sudah nasional. Walaupun usianya masih SMA, dia masuk ke senior di klub profesional di Surabaya. Ending-nya pembi

naan ini di usia 15 dan nanti pada 2028 siswa tersebut sudah berusia 17 tahun,” pungkasnya.***

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *